Apa itu direksionalitas: cara baca diagram polar

Apa maksud direksionalitas mikrofon? Ini merujuk perbedaan sensitivitas mikrofon terhadap suara Dalam diagram polar, 0 derajat berarti tepat depan yaitu Lingkaran konsentris menandai jumlah atenuasi, umumnya 0, -5, Memahami gambar perlu perhatikan tiga besaran:

  • 0 derajat: basis dinormalisasi ke 0 dB
  • 90 derajat: atenuasi lateral, menentukan proporsi tangkap
  • 180 derajat: atenuasi belakang, menentukan risiko crosstalk
Mic kardioid di arah 90 derajat atenuasi sekitar 6 dB, 180 Perlu juga perhatikan direksionalitas berubah dengan

Apa maksud direksionalitas mikrofon? Ini merujuk perbedaan sensitivitas mikrofon terhadap suara Dalam diagram polar, 0 derajat berarti tepat depan yaitu Lingkaran konsentris menandai jumlah atenuasi, umumnya 0, -5, Memahami gambar perlu perhatikan tiga besaran:

  • 0 derajat: basis dinormalisasi ke 0 dB
  • 90 derajat: atenuasi lateral, menentukan proporsi tangkap
  • 180 derajat: atenuasi belakang, menentukan risiko crosstalk
Mic kardioid di arah 90 derajat atenuasi sekitar 6 dB, 180 Perlu juga perhatikan direksionalitas berubah dengan

Apa maksud direksionalitas mikrofon? Ini merujuk perbedaan sensitivitas mikrofon terhadap suara Dalam diagram polar, 0 derajat berarti tepat depan yaitu Lingkaran konsentris menandai jumlah atenuasi, umumnya 0, -5, Memahami gambar perlu perhatikan tiga besaran:

  • 0 derajat: basis dinormalisasi ke 0 dB
  • 90 derajat: atenuasi lateral, menentukan proporsi tangkap
  • 180 derajat: atenuasi belakang, menentukan risiko crosstalk
Mic kardioid di arah 90 derajat atenuasi sekitar 6 dB, 180 Perlu juga perhatikan direksionalitas berubah dengan

Apa maksud direksionalitas mikrofon? Ini merujuk perbedaan sensitivitas mikrofon terhadap suara Dalam diagram polar, 0 derajat berarti tepat depan yaitu Lingkaran konsentris menandai jumlah atenuasi, umumnya 0, -5, Memahami gambar perlu perhatikan tiga besaran:

  • 0 derajat: basis dinormalisasi ke 0 dB
  • 90 derajat: atenuasi lateral, menentukan proporsi tangkap
  • 180 derajat: atenuasi belakang, menentukan risiko crosstalk
Mic kardioid di arah 90 derajat atenuasi sekitar 6 dB, 180 Perlu juga perhatikan direksionalitas berubah dengan Apa maksud direksionalitas mikrofon? Apa maksud direksionalitas mikrofon?

Apa maksud direksionalitas mikrofon?

Apa maksud direksionalitas mikrofon?

Omnidirectional, kardioid, super-kardioid, dan shotgun

ModeAtenuasi 90 derajatAtenuasi 180 derajatSudut tangkap efektifRear lobe
Omnidirectional0 dB0 dB360 derajatTidak ada
Kardioid-6 dB-15 hingga -25 dBsekitar 131 derajatTidak ada
Super-kardioid-8,7 dB-11 dBsekitar 115 derajatAda
Double-figureSangat besar0 dBsekitar 90 derajatSimetris
Shotgun-10 hingga -15 dB-20 hingga -30 dBsekitar 30-60 derajatKecil

Efek dekat dan coloring off-axis

Matriks pemilihan per skenario

Array multi-mic dan beamforming

Pemilihan OEM modul mikrofon

Mengapa memilih Aurora

FAQ

Q:Di mana beda direksional kardioid dan omnidirectional? A:Beda paling langsung adalah selektivitas spasial. Omnidirectional sensitivitas 360 derajat seragam, 90 dan 180 derajat sama 0 dB; kardioid di 90 derajat atenuasi sekitar 6 dB, 180 derajat 15-25 dB, bisa tekan noise belakang sekitar 20 dB. Ruginya kardioid punya efek dekat, frekuensi rendah naik saat jarak mendekat, lebih sensitif terhadap angin dan genggam. Omnidirectional frekuensi rendah lebih datar, tapi menangkap proporsional reverberasi ruangan. Q:Cara memilih mic wawancara? A:Lihat dulu bisa dekat atau tidak. Wawancara jalanan bisa angkat mic ke 20-30 cm, pilih kardioid atau super-kardioid, fokus tekan noise lalu lintas lateral. Penangkapan film tak bisa dekat, jarak 1-3 m, harus pilih mic shotgun dipadukan boom. Ruang rapat banyak pembicara tak bisa dekat dan reverberasi jelas, omnidirectional plus array multi-mic paduan algoritma lebih pas. Saat noise mainly vokal, super-kardioid lebih efektif. Q:Mengapa direksionalitas frekuensi rendah mic shotgun memburuk? A:Karena interference tube mengandalkan beda lintasan suara untuk pembatalan, dan efek beda lintasan berkaitan panjang gelombang. Saat panjang tabung sekitar 30 cm, efektif direksional umumnya mulai dari 1-2 kHz; di bawah frekuensi itu, panjang gelombang lebih besar dari beda lintasan tabung, efek interferensi hilang, direksionalitas degradasi jadi kardioid atau super-kardioid. Ini batas fisik, perlu kendali lewat high-pass filter untuk frekuensi rendah reverberasi.